3 Menit 47 Detik
Kucabut bunga musim semi di pekarangan rumahMerah dan kuningnya berganti pasir kering yang pucat
Tandus, panas, sunyi, disayat denting piano Vanessa
Bersama waktu yang murung
Tamanku menjadi padang keputusasaan, kehampaan
-----------------------------------------------------
Ular-ular merayap, berdesis melingkari kakiku
Pelan, sakit, rahangnya terbuka
Aku tergigit, bisanya menjalar, nadiku membengkak nanah
Hatiku tak merasainya
Bak karikatur, menyembunyikan cemoohnya
-----------------------------------------------------
Kubangun tembok, harap terik terhalau
Dan tak kutengok lagi dunia yang kupilih tanpa pernah kusesali
Derai angin mandeg, harapanku patah
Tembokku telinga masa lalu
Suara-suara merambat gelap
Berpagar petis menunggu jawab
-----------------------------------------------------
Aku takut, tak tahu
Jika tembok adalah telinga, yang tegar menancap bumi
Di mana aku mengubur kenangan?
-----------------------------------------------------
Denting piano Vanessa menyayatku
Liriknya tajam menghujam hati
Aku tak bisa menolong gadis yang menatap wajah yang mengecewakan
Aku terkapar dalam irama 3 menit 47 detik


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home