Saturday, May 10, 2008

3 Menit 47 Detik

Kucabut bunga musim semi di pekarangan rumah

Merah dan kuningnya berganti pasir kering yang pucat

Tandus, panas, sunyi, disayat denting piano Vanessa

Bersama waktu yang murung

Tamanku menjadi padang keputusasaan, kehampaan

-----------------------------------------------------

Ular-ular merayap, berdesis melingkari kakiku

Pelan, sakit, rahangnya terbuka

Aku tergigit, bisanya menjalar, nadiku membengkak nanah

Hatiku tak merasainya

Bak karikatur, menyembunyikan cemoohnya

-----------------------------------------------------

Kubangun tembok, harap terik terhalau

Dan tak kutengok lagi dunia yang kupilih tanpa pernah kusesali

Derai angin mandeg, harapanku patah

Tembokku telinga masa lalu

Suara-suara merambat gelap

Berpagar petis menunggu jawab

-----------------------------------------------------

Aku takut, tak tahu

Jika tembok adalah telinga, yang tegar menancap bumi

Di mana aku mengubur kenangan?

-----------------------------------------------------

Denting piano Vanessa menyayatku

Liriknya tajam menghujam hati

Aku tak bisa menolong gadis yang menatap wajah yang mengecewakan

Aku terkapar dalam irama 3 menit 47 detik

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home